KARAWANG, BNN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karawang resmi melantik kepengurusan Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Kabupaten Karawang periode 2026–2030, Jumat (7/8/2026).
Pelantikan tersebut menandai hadirnya kepengurusan baru PBI Karawang di bawah kepemimpinan Hj. Saidah Anwar, S.H. sebagai ketua. PBI menjadi salah satu cabang olahraga yang kini berada dalam pembinaan KONI Kabupaten Karawang.
Usai pelantikan, Hj. Saidah Anwar menegaskan komitmennya untuk membangun olahraga bowling di Karawang secara serius, khususnya melalui penjaringan dan pembinaan atlet sejak usia muda.
Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkenalkan olahraga bowling kepada masyarakat secara lebih luas sekaligus mencari bibit-bibit atlet potensial dari berbagai kalangan.
“Tugas kita memang berat. Langkah pertama kita akan mempromosikan dan menjaring bibit unggul mulai dari tingkatan paling bawah. Kita akan turun ke sekolah-sekolah, kemudian menjajaki ke perguruan tinggi, termasuk UNSIKA, serta instansi seperti PUPR. Kita sasar sebanyak mungkin lapisan masyarakat,” ujar Hj. Saidah Anwar.
Ia mengatakan, program penjaringan tersebut diharapkan mampu membuka peluang bagi masyarakat Karawang untuk mengenal sekaligus menekuni olahraga bowling.
PBI Karawang juga telah menyiapkan sejumlah agenda sebagai langkah awal menjalankan program kepengurusan. Salah satunya direncanakan berlangsung pada 19 September 2026.
“Mudah-mudahan tanggal 19 September nanti semuanya berjalan lancar sesuai rencana,” katanya.
Bentuk Klub di Berbagai Wilayah
Dari sisi organisasi, kepengurusan PBI Kabupaten Karawang saat ini berjumlah hampir 30 orang. Ke depan, struktur tersebut akan diperkuat dengan pembentukan klub-klub bowling di berbagai wilayah Kabupaten Karawang.
Pembentukan klub dinilai penting untuk memperluas akses pembinaan sekaligus menjadi wadah bagi calon atlet yang memiliki potensi dan minat terhadap olahraga bowling.
Dengan adanya klub di berbagai wilayah, pembinaan diharapkan tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi dapat berkembang secara lebih merata.
Hj. Saidah juga menyadari bahwa PBI Karawang merupakan salah satu cabang olahraga yang masih tergolong baru dalam jajaran pembinaan KONI Kabupaten Karawang.
Namun, kondisi tersebut justru dijadikan sebagai tantangan untuk membuktikan bahwa cabang olahraga yang masih muda pun mampu memberikan prestasi.
“Memang kata Ketua KONI, kita ini yang ‘bontot’, masih muda dan baru merangkak. Tapi itulah tantangannya. Meski baru mulai, kita harus berani meraih prestasi setinggi-tingginya. Kita siap berjuang dan bersemangat!” tegasnya.
Fasilitas Bowling Jadi Modal Pembinaan
Dalam pelantikan tersebut turut hadir perwakilan KONI Jawa Barat, Pengurus Daerah PBI Jawa Barat, unsur instansi terkait, serta sejumlah tokoh olahraga Kabupaten Karawang.
Keberadaan fasilitas olahraga bowling yang telah tersedia di kawasan Resinda juga menjadi salah satu modal penting dalam pengembangan cabang olahraga tersebut.
Fasilitas yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai tempat latihan dan pembinaan atlet, sehingga PBI Karawang tidak hanya mampu mencetak atlet untuk tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Dengan kepengurusan baru dan program penjaringan yang menyasar sekolah, perguruan tinggi, instansi hingga masyarakat umum, PBI Karawang menargetkan lahirnya generasi atlet bowling yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Karawang di berbagai ajang kompetisi.
PBI Karawang kini memulai langkah baru: menjaring bibit, membangun pembinaan, dan mengejar prestasi.( RED )

