Reses Ketiga Gus Iqbal di Rengasdengklok: Aspirasi Warga Mengalir, Infrastruktur hingga Air Bersih Jadi Sorotan

Reses Ketiga Gus Iqbal di Rengasdengklok: Aspirasi Warga Mengalir, Infrastruktur hingga Air Bersih Jadi Sorotan
Spread the love

KARAWANG , BNN — Reses ketiga Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Gerindra, Gus Iqbal Jamalulail, S.I.P., M.Kesos, di Desa Rengasdengklok Utara dan Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Minggu (23/8/2026), berlangsung penuh antusiasme. Warga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan beragam persoalan dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.

Di Desa Rengasdengklok Utara, kegiatan reses berlangsung di salah satu Majelis Taklim Ar-Rifaiyah dan dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, anggota BPD terpilih, pemuda serta mayoritas ibu-ibu majelis taklim.

Dalam dialog tersebut, sejumlah aspirasi mengemuka, di antaranya kebutuhan sarana air bersih, pembangunan drainase, budidaya ikan, hingga program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Gus Iqbal menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke daerah pemilihan, mendengarkan keluhan masyarakat serta menyerap kebutuhan warga sebagai bahan perjuangan dalam proses pembangunan.

“Reses ini adalah tugas dan kewajiban kami sebagai anggota dewan. Kami harus turun langsung ke setiap wilayah dapil untuk menampung aspirasi masyarakat dan menyapa warga secara langsung,” ujar Iqbal.

Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan dikawal sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Namun, Iqbal mengingatkan bahwa tidak seluruh usulan dapat langsung direalisasikan karena harus mengikuti tahapan dan Kamus Usulan yang telah ditetapkan pemerintah.

Shalawat Menggema di Amansari

Antusiasme warga kembali terlihat ketika Gus Iqbal melanjutkan agenda reses ke Desa Amansari. Kedatangannya disambut hangat masyarakat, bahkan lantunan shalawat menggema sebagai bentuk penghormatan kepada ulama dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam dialog bersama masyarakat, berbagai persoalan kembali disampaikan. Mulai dari kebutuhan mesin pompa air, pembangunan jalan, saluran air atau japak, hingga kebutuhan infrastruktur lainnya yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas dan perekonomian warga.

Seluruh aspirasi tersebut kemudian dicatat oleh tim reses untuk menjadi bahan pembahasan dan pengajuan melalui mekanisme pemerintah daerah.

“Hasil reses hari ini akan kami bawa dan kami ajukan kepada Bupati Karawang. Insya Allah kita perjuangkan agar dapat terealisasi pada tahun berikutnya,” ungkap Iqbal.

Meski demikian, ia meminta masyarakat memahami bahwa reses bukan berarti seluruh aspirasi yang disampaikan dapat langsung direalisasikan dalam waktu singkat.

“Jangan sampai ada anggapan bahwa semua yang disampaikan dalam reses hari ini harus langsung terealisasi. Itu tidak mungkin, karena ada proses dan mekanisme yang harus ditempuh kami sebagai anggota dewan,” jelasnya.

Tekankan Pentingnya Proposal dari Pemerintah Desa

Gus Iqbal juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa dan pemerintah daerah. Menurutnya, aspirasi hasil reses akan sulit ditindaklanjuti apabila tidak dilengkapi dokumen administrasi dan proposal resmi dari pemerintah desa.

“Kami juga membutuhkan kerja sama dengan pemerintah desa. Karena tanpa adanya pengajuan proposal, aspirasi yang sudah kita tampung dalam reses bisa sia-sia. Harus ada berkas proposal yang diajukan kepada pemerintah daerah,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, perjuangan aspirasi masyarakat tidak berhenti setelah kegiatan reses selesai. Setiap usulan harus dikawal melalui tahapan perencanaan, pengusulan, penganggaran hingga proses realisasi.

Dengan demikian, reses menjadi ruang penting untuk mempertemukan masyarakat dengan wakil rakyat secara langsung sekaligus memastikan kebutuhan warga memiliki jalur perjuangan dalam kebijakan pembangunan Kabupaten Karawang.

Dedi MK


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *