Diduga Belum Berizin, Kandang Ayam di Desa Baturaden Dikeluhkan Warga, Berdampak pada Air Bersih dan Lingkungan

Diduga Belum Berizin, Kandang Ayam di Desa Baturaden Dikeluhkan Warga, Berdampak pada Air Bersih dan Lingkungan
Spread the love

KARAWANG, BNN – Keberadaan sebuah kandang ayam di Desa Baturaden, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan warga. Peternakan tersebut diduga belum melengkapi perizinan yang dipersyaratkan dan dikeluhkan masyarakat karena dinilai menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Warga mengeluhkan adanya bau menyengat serta meningkatnya populasi lalat yang diduga berasal dari aktivitas peternakan. Selain itu, masyarakat juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kualitas air irigasi yang berada di sekitar lokasi kandang ayam, yang selama ini dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian.

Menurut warga, apabila limbah peternakan tidak dikelola dengan baik, dikhawatirkan dapat mencemari saluran air dan berdampak terhadap kondisi lahan pertanian serta hasil panen.

Tak hanya air irigasi, masyarakat juga mengkhawatirkan dampak terhadap sumber air bersih yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka menduga limbah peternakan berpotensi meresap ke dalam tanah dan memengaruhi kualitas air sumur yang digunakan untuk minum, memasak, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Namun, dugaan pencemaran tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan pengujian dari instansi berwenang.

Warga meminta Pemerintah Kabupaten Karawang melalui dinas terkait segera melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan status perizinan, sistem pengelolaan limbah, serta kondisi kualitas air di sekitar peternakan.

“Kami berharap pemerintah segera turun langsung mengecek kondisi di lapangan. Jika memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada masyarakat. Namun apabila ditemukan pelanggaran, kami meminta penegakan aturan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Seharusnya ada musyawarah dengan warga, tetapi sampai saat ini kami merasa belum pernah diajak bermusyawarah oleh pihak desa,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi di lokasi, seorang bernama Andri yang mengaku sebagai pengawas pekerjaan kandang ayam menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa.

“Intinya dari atasan saya sudah koordinasi sama Pak Lurah dan Pak Sekdes,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kandang ayam maupun Pemerintah Desa Baturaden terkait dugaan belum lengkapnya perizinan serta keluhan warga mengenai dampak lingkungan tersebut.

Masyarakat berharap hasil pemeriksaan dari instansi terkait dapat disampaikan secara transparan kepada publik, guna memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan perlindungan terhadap lingkungan dan kepentingan warga sekitar.

Redaksi BNN


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *