KARAWANG,BNN — Pelayanan kepada masyarakat menjadi sorotan dalam kegiatan Minggon Desa Karya Sari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Rabu (02/09/2026).
Dalam forum tersebut, Asur Pudian secara tegas mengingatkan seluruh staf dan perangkat desa agar tidak sekadar hadir menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi benar-benar memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan menyusul pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di tingkat desa yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga, mulai dari administrasi kependudukan, surat-menyurat, hingga berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan lainnya.
“Kita itu pelayan masyarakat dan harus melayani masyarakat dengan setulus hati. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak dilayani kebutuhannya,” ujar Asur Pudian.
Perangkat Desa Diminta Jangan Persulit Warga
Asur menekankan, perangkat desa merupakan garda terdepan pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, sikap ramah, responsif, dan kepedulian terhadap kebutuhan warga harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
Ia meminta seluruh staf tidak membiarkan masyarakat datang ke kantor desa tanpa mendapatkan kejelasan mengenai kebutuhan pelayanan yang mereka perlukan.
Menurutnya, apabila suatu urusan belum dapat diselesaikan pada saat itu juga, masyarakat setidaknya harus diberikan penjelasan mengenai prosedur, persyaratan, maupun tahapan yang harus ditempuh.
“Kalau memang belum bisa diselesaikan, berikan penjelasan yang baik. Masyarakat jangan dibiarkan bingung. Kita harus memberikan pelayanan dengan hati,” tegasnya.
Pelayanan Publik Jadi Wajah Pemerintahan Desa
Lebih jauh, Asur mengingatkan bahwa baik buruknya pemerintahan desa tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan.
Ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Desa Karya Sari dapat meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan komunikasi dengan masyarakat.
Pesan dalam Minggon Desa tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kantor desa harus menjadi tempat masyarakat mendapatkan solusi dan pelayanan, bukan menjadi tempat warga merasa dipersulit.
Pemerintah Desa Karya Sari pun diharapkan mampu menjadikan evaluasi tersebut sebagai langkah nyata untuk memperbaiki kualitas pelayanan, sehingga kehadiran pemerintah desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.
“Intinya kita bekerja untuk masyarakat. Layani dengan baik, dengan ikhlas, dan jangan sampai ada masyarakat yang merasa tidak mendapatkan pelayanan,” pungkas Asur Pudian.
Dedi mk,

