Reses Komisi IV DPRD Karawang, Iqbal Jamalul Lail Tampung Aspirasi Warga Dua Desa di Kutawaluya,

Reses Komisi IV DPRD Karawang, Iqbal Jamalul Lail Tampung Aspirasi Warga Dua Desa di Kutawaluya,
Spread the love

KARAWANG,BNN — Anggota DPRD Kabupaten Karawang Dapil 2 dari Fraksi Gerindra, Iqbal Jamalul Lail, S.I.P., M.Kesos, melaksanakan kegiatan reses Komisi IV di dua desa, yakni Desa Kutagandok dan Desa Sindangkarya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jumat (21/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Iqbal secara langsung menyerap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat maupun pemerintah desa. Beragam kebutuhan dan usulan pembangunan menjadi bahan masukan untuk diperjuangkan melalui jalur legislatif sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Iqbal menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut ditampung dan akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut.

“Setiap ajuan dan aspirasi dari kedua desa kami tampung semuanya. Namun, tentunya setiap usulan akan disesuaikan dengan kamus usulan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” ujar Iqbal.

Menurutnya, mekanisme tersebut penting agar setiap aspirasi masyarakat dapat disusun secara tertib, sesuai program prioritas serta memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kegiatan reses ini sekaligus menjadi ruang komunikasi langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah pemilihan. Aspirasi yang muncul dari bawah diharapkan tidak berhenti sebatas penyampaian, tetapi dapat dikawal sesuai prosedur hingga masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, Iqbal berharap kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga di Desa Kutagandok maupun Desa Sindangkarya dapat menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan pembangunan Kabupaten Karawang.

“Intinya, kami hadir untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi akan kami tampung dan kita kawal sesuai mekanisme serta aturan yang ada,” pungkasnya.

Dedi mk,


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *