Ardian S. Perkasa Kembali ke Dunia Film, Siapkan Sejumlah FTV dan Film Layar Lebar untuk Sang Ibunda

Ardian S. Perkasa Kembali ke Dunia Film, Siapkan Sejumlah FTV dan Film Layar Lebar untuk Sang Ibunda
Spread the love

JAKARTA — Setelah cukup lama vakum dari hiruk-pikuk produksi karya kreatif di balik layar, sineas senior Ardian S. Perkasa kembali membawa kabar besar dari dunia perfilman Tanah Air.

Bertempat di rumah produksinya, Sinema Alexa Films Productions, Jakarta Timur, Sabtu (26/9/2026), Ardian mengungkapkan tengah mempersiapkan sejumlah proyek FTV dan film layar lebar yang direncanakan mulai memasuki tahap produksi pada November 2026.

Sejumlah judul FTV yang disiapkan antara lain “Ada Cinta di Lembang” dan “Cintaku Tersandung Keraguan Cinta Fiya”. Sementara untuk layar lebar, Ardian tengah mematangkan produksi “Air Mata Terakhir Mamah”, “Cinta Tanpa Syarat”, “Peluk Ibu Untuk Yang Terakhir”, serta “Rumah Kedua Untuk Peluang”.

Dalam proyek-proyek tersebut, Ardian tidak hanya bertindak sebagai penggagas cerita. Ia juga menangani langsung rangkaian cerita, skenario hingga penyutradaraan.

Kembalinya Ardian ke dunia produksi perfilman juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Ia menyebut beberapa investor telah menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek tersebut.

Meski demikian, manajemen Sinema Alexa Films Productions masih membuka peluang bagi investor maupun mitra strategis lainnya yang ingin mengambil bagian dalam rangkaian produksi tersebut.

“Proses produksinya direncanakan akan dimulai pada bulan November 2026. Tadinya sih berharap bisa dimulai pada bulan Oktober, yang bertepatan dengan bulan kelahiran saya,” ujar Ardian dengan senyum khasnya.

Namun, di balik rencana besar tersebut, terdapat alasan personal yang membuat proyek kali ini memiliki arti tersendiri bagi sang sineas.

Ardian menegaskan, karya-karya yang tengah dipersiapkannya bukan semata-mata ditujukan sebagai hiburan komersial. Proyek tersebut juga menjadi bentuk penghormatan sekaligus curahan rasa rindu kepada sosok yang memiliki tempat istimewa dalam kehidupannya.

“Produksi karya saya ini akan saya dedikasikan secara khusus untuk almarhumah ibu saya,” pungkas Ardian dengan penuh haru.

Kembalinya Ardian S. Perkasa ke dunia perfilman pun menjadi momentum personal sekaligus profesional. Di tengah persiapan sejumlah judul baru, ia membawa pesan bahwa sebuah karya tidak selalu lahir hanya dari ide dan kreativitas, tetapi juga dapat tumbuh dari kenangan, kecintaan, dan penghormatan kepada orang-orang yang telah memberikan arti dalam kehidupan.

(red)


Spread the love

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *